Uraian
Vitamin B 1 : Thiamine bersama Adenosin Triphosphate (ATP) dalam ginjal, hati dan leucocyt, membentuk Thiamine Diphosphate yang berfungsi sebagai coenzim dalam metabolisme karbohidrat.
Vitamin B 2 : Riboflavin dikonversi menjadi coenzim Riboflavin 5 phosphate/Flavin mono nucleotide (FMN) dan Flavin Adenine Dinucleotide (FAD) yang berfungsi sebagai pembawa molekul hidrogen untuk beberapa enzim (flavoprotein) termasuk reaksi oksidasi-reduksi dan pada metabolisme protein.
Vitamin B 6 : Pyridoxine dikonversi menjadi bentuk aktifnya yaitu Pyridoxal phosphate dan Pyridoxamine phosphate yang berfungsi sebagai coenzim dalam metabolisme asam amino, karbohidrat dan lemak juga dalam sintesa heme.
Vitamin B 12 : Vitamin B 12 dikonversi menjadi coenzim didalam jaringan , yang dalam beberapa reaksi juga dibutuhkan asam folat. Vitamin B 12 dibutuhkan antara lain untuk sintesa nucleoprotein dan myelin, reproduksi sel dan menjaga erythropoiesis normal.
Fe : Zat besi dibutuhkan untuk pembuatan haemoglobine pada anaemia hyprocromis. Anaemia demikian dapat timbul sebagai akibat tak cukupnya pemasukan zat besi misalnya waktu hamil atau menyusui.
Indikasi
Membantu memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks, mineral dan zat besi dan dapat digunakan pada keadaan anemia.
Simpan pada suhu 25º - 30ºC , terhindar dari cahaya.